Peron seks

Nazi menggunakan frasa eufemisme untuk menggambarkan peristiwa ini, yaitu "Solusi Akhir atas Permasalahan Yahudi" (bahasa Jerman: Endlösung der Judenfrage).Frasa "Solusi Akhir" ini banyak digunakan sebagai istilah untuk merujuk kepada genosida umat Yahudi di kemudian harinya.Sebagian besar sejarawan mengklaim bahwa penduduk sipil tidak mengetahui kekejaman yang dilakukan pemerintah, khususnya yang terjadi di kamp konsentrasi, yang terletak di luar Jerman di Eropa yang diduduki Nazi.Akan tetapi, sejarawan Robert Gellately mengklaim bahwa pemerintah secara terbuka mengumumkan konspirasi melalui media, dan bahwa warga sipil mengetahui setiap aspeknya kecuali penggunaan kamar gas.Selain itu, Protokol Wannsee menegaskan bahwa Jerman bermaksud untuk memperluas agenda "solusi akhir dari permasalahan Yahudi" mereka ke Britania Raya dan negara-negara netral lainnya di Eropa seperti Irlandia, Swiss, Turki, Swedia, Portugal dan Spanyol.Siapapun yang memiliki tiga atau empat garis leluhur Yahudi harus dimusnahkan tanpa terkecuali.

Mereka meyakini bahwa mereka akan diberikan tempat tinggal baru.

Setiap bagian dari birokrasi Jerman Nazi terlibat dalam logistik yang berujung pada genosida, mengubah Reich Ketiga menjadi apa yang oleh para pakar Holocaust disebut sebagai "negara genosida".

Ada perbedaan pendapat mengenai berapa banyak yang diketahui oleh penduduk sipil Jerman mengenai konspirasi pemerintah terhadap orang Yahudi.

Sekitar lima juta umat Yahudi dibunuh di sana, termasuk tiga juta di Polandia dan lebih dari satu juta di Uni Soviet.

Ratusan ribu umat Yahudi juga tewas di Belanda, Perancis, Belgia, Yugoslavia dan Yunani.